S E N A N D I K A: Puisi-puisi dari Ruang Sunyi dan Cahaya
Penulis: Seri Reski Noema Nensi · Nurfaidah Hasriani · Andi Alif Fauzan · Arsita A · Kamisal · Sulistiar · Nur Alisa · Nur Najwa · Ahmad Gazali J · Ika · Ilma Yunita · Fika Murniyantika · Rizqiana Khaerunnisaa · Suci Ramadhani · Husnul Fakhriyah · Muh Murthadol Hadi · Muh Farhan · Muhammad Faiz Adiyaksa · Muhammad Farhan Akabir Yusriansyah · Abdul Mushawwir Kaifa · Muhsyanur
3/10/20261 min read


S E N A N D I K A: Puisi-puisi dari Ruang Sunyi dan Cahaya
Penulis:
Seri Reski Norma Nensi, Nurfaidah Hasriani, Andi Alif Fauzan, Arsita A, Kamisal, Sulistiar, Nur Alisa, Nur Najwa, Ahmad Gazali J, Ika, Ilma Yunita, Fika Murni Yantika, Rizqiana Khaerunnisaa, Suci Ramadhani, Husnul Fakhriyah, Muhammad Murthadal Hadi, Muh Farhan, Muhammad Faiz Adiyaksa, Muhammad Farhan Akabir Yusriansyah, Abdul Mushawwir Kaifa, Aldi Firdaus, Muhsyanur
QRSBN: 978-634-04-9452-13
Tebal: xiv + 86 hlm., 21 x 15 cm
April 2026
Editor: Ilma Yunita
Penata Letak: Mahesa Firdiawan
Penata Sampul: Tiara Diharyantika
Penerbit
PT. SIGMA LITERA GLOBAL
Jl. Dr. Setia Budi No. 76 Rt. 02 Rw. 02 Pegagan
Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat
Tel. 0231-9831633, HP. 087534113577
Email: sigmaliteraglobal@gmail.com
Website: sigmaliteraglobal.my.id
SINOPSIS:
Senandika: Puisi-Puisi dari Ruang Sunyi dan Cahaya adalah perjalanan batin tentang manusia yang belajar memahami dirinya melalui luka, rindu, cinta, dan doa. Dibisikkan dari ruang-ruang sunyi, setiap puisi menjadi cermin kecil yang memantulkan pergulatan jiwa—tentang jatuh yang tak selalu berujung sesal, tentang bangkit yang tak mesti lantang, dan tentang cahaya yang sering hadir dengan cara paling sederhana. Di antara kerinduan pada orang tua, pergulatan iman, perjalanan hidup yang tak selalu mudah, dan cinta yang tumbuh diam-diam, pembaca diajak menyelami kepekaan rasa yang sering terlupakan dalam hiruk pikuk kehidupan.
Di sisi lain, cahaya dalam buku ini tidak selalu terang; kadang ia hanya seberkas lembut yang menyinari jalan pulang bagi hati yang letih. Puisi-puisi ini mengajarkan bahwa setiap manusia membawa cerita yang tak terlihat—kisah perjuangan, syukur yang lirih, cinta yang suci, dan luka yang perlahan sembuh. Senandika menjadi ruang perjumpaan antara kata dan jiwa, antara doa dan harapan, antara sunyi dan ketabahan. Membacanya adalah sebuah pengalaman pulang: pulang kepada diri sendiri.
Info Pemesanan Buku Cetak: 0822 6002 2285 (Whatsapp Only)
Rp. 55.000,-